Yang Terabaikan

Yang Terabaikan

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 <!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:””; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>

Ada yg tahu serial TV ‘Touched by An Angel’? Saya mulai menonton serial itu beberapa minggu terakhir. Setiap episode punya cerita g berbeda, tapi sesuai dengan judulnya ini adalah cerita fiksi tentang malaikat-malaikat surga yg turun ke bumi dan membantu manusia menghadapi masa-masa sulit dalam hidup mereka. Malaikat ini bisa berupa tetangga sebelah rumah, teman sekelas, tukang ledeng langganan atau bahkan pembantu rumah tangga. Orang-orang yg sehari-harinya ada di sekeliling kita tanpa kita sadari. Cerita yg berbeda membuat saya belajar dari setiap episode. Karena bisa jadi saya mengalami cerita yg sama.

Satu hal yg saya sadari dari serial ini adalah, sebenarnya bukan malaikatlah yg menjadi cerita utamanya. Tapi lebih kepada kenyataan tentang manusia sebagai makhluk sosial yg pasti membutuhkan orang lain entah saat susah atau senang. Dan justru kadang orang yg ada disamping kita di saat-saat terberat hidup kita adalah mereka yg tak pernah kita perhitungkan keberadaannya. Mereka yg kadang kita lalui begitu saja saat berpapasan ditengah jalan. Mereka yg kadang malas kita sapa ketika tanpa sengaja bertemu di swalayan. Mereka yg seringkali lupa kita beri ucapan terima kasih.

Mereka yg terabaikan. Dan terlupakan. Mungkin saja suatu hari nanti ketika tak ada lagi yg tersisa dari keluarga, sahabat atau kerabat, hanya ada dia yg menemani di saat-saat tersulit. Suatu hari nanti ketika semua berpaling, hanya ada dia yg menerima dengan lapang dada. Mungkin saja. Suatu hari nanti.

 

Written on November 27th 2010

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s