Terekam Tak Pernah Mati

Terekam Tak Pernah Mati

When everything’s gone, the last thing we have is memories.

Saya tidak pernah merasa bahwa memori adalah satu hal yg krusial. Memori terkesan mudah untuk dilupakan, dan untuk saya pribadi, kadang sulit diingat kembali. Ketika saya kecil, banyak hal terjadi dalam hidup saya, entah menyenangkan atau yg mampu membuat saya meneteskan air mata. Tapi memori tentang hal-hal tersebut tampak blur dalam ingatan saya. Tak hilang semuanya, tapi hanya ada beberapa potong bagian acak dari setiap kejadian.

Memori memang sepatutnya dijaga baik-baik. Seperti pada kutipan diatas, ketika semua yg kita miliki hilang, yg tersisa hanya memori. Dan semakin besar saya semakin belajar bahwa memori bukan hanya untuk dinikmati kenangannya. Tapi memori juga seharusnya menjadi sarana pembelajaran dalam hidup.

Pengalaman adalah guru terbaik dalam hidup.

Memori bukan hanya sekedar memori tanpa arti. Memori adalah pengalaman. Bekal untuk belajar dari kesalahan. Bekal untuk melihat masa kini dan masa depan. Memori mungkin kadang terasa blur, menyakitkan atau menyenangkan. Tapi dari situlah kita belajar untuk menjadi manusia yg lebih baik. Dan sekarang saya berada di depan laptop, mengenang kembali setiap jengkal memori yg terekam dalam otak saya. Menikmati setiap tawa dan perihnya. Karena semua terekam, tak pernah mati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s