Sister for Life (and Death)

Sister for Life (and Death)

Honestly, I am a bad sister. Sometimes I wore my sister’s clothes without asking, I used my sister’s phone, I made her upset or sad or cry or yelling or whatever that makes her unhappy. Sejak saya masih kecil, saya memang sering menggoda kakak saya. Sampai dia menangis dan minta tolong Mama. Saya gigit, saya pukul (saya seperti kanibal, saya tahu). Dulu sekali, saya pernah memaksa ikut ke mall bersama kakak dan temannya. Disana, saya ingin sekali popcorn, tetapi kakak tidak mau membelikan. Karena kami sama-sama keras kepala, saya melakukan aksi terakhir merajuk dengan menangis meraung-raung di lantai mall. Told you, I am a bad sister.

I adore her, like a lot. She is my rolemodel. Saya berkeinginan masuk jurusan komunikasi dan menjadi PR pun karena kakak saya adalah seorang PR. Saya ingin menjadi seperti kakak saya. She knows what she wants and she fight for it. Saya seringnya kagum dengan pencapaian-pencapaian yg kakak saya mampu dapatkan. Finished school, graduated after 4years in college, got a job, got her dream wedding party, got a husband, got a son. She is living her life with happiness.

Did I mention before that I am a bad sister? Yes, I did. And once again, I repeat this, I am a bad sister. No, no, no! I am THE bad sister!

Saya menelponnya di siang bolong dengan cerita. Dia menutup telpon, lalu tak lama menelpon lagi. Dengan suara yg saya yakin tak kalah bengkak dengan matanya. Rasanya seperti mimpi, pasti. Dan saya, tidak akan pernah bisa membayangkan apa yg dia rasakan tentang itu.

Dengan cerita yg saya bawa, dia menangis. Saya tahu saya tidak menceritakan cerita baik. I let her down, I made her cry, I lost her trust. And somehow, she still loves me. Since that day, I believe she is trying to get to know me more, trying to understand more, trying to hear and see more than she has ever been. Saya merasa sangat bersyukur. Saya dikaruniai kakak perempuan yg sebegini baiknya. Saya bukanlah adik yg baik. Tapi Tuhan memberikan saya kakak yg entah mengapa, bisa mengerti keanehan saya. I was like this introvert, absurd bitch back then. Dan dia menerima keadaan saya dengan lapang dada.

The fact that we actually had a different story about family, didn’t bother us. After everything that I’ve been through, I believe that family is everything. Sesalah, sesakit, sebahagia, secinta, sehidup, sematinya kita akan selalu ada keluarga. In the end, memang cuma keluarga yg selalu ada. No matter what, when, where or why. Kakak juga yg mengenalkan saya pada keluarga-keluarga yg menyenangkan dan baik bukan kepalang. My sister herself adalah salah satu dari segelintir anggota keluarga yg termasuk dalam doa saya setiap malam.

Saya bukan tipe yg pintar dan cuek mengekspresikan kasih sayang kepada Mama, Kakak-kakak saya atau teman-teman dekat. Saya merasa saya bukan tipe yg peluk-peluk, cium-cium, perhatian, ngemong or whatever it is that makes me an unyu person. Saya tidak bisa dengan bebas mengatakan apa yg sebenarnya ada dalam hati saya. So I found writing helps. Read this sister, cause I won’t say it directly.

“I love you, without doubt or even a bit of hesitate. I don’t care about our different background or else, because it doesn’t matter. All I know is I love you, I know I can rely on you, I know that you won’t let me down, I know that you are the best sister in the whole universe. I always pray for your happiness, healthiness and more wealthy than ever. I pray for your hubby and son to be great, for your wedding to be long lasting like Carl and Ellie, for your future to be as bright as the sun. Best in life has already in your hand, the rest will follow. I love you more and more and more everyday :* :* :*”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s