Standard

Galau, The Latest Trend (?)

Di radio-radio dan twitter sedang hits lagu-lagu galau seperti Someone Like You milik Adele atau Jar of Hearts punya Christina Perry. Lagu-lagu macam begitulah yang bikin para happy single jadi galau dan desperate single jadi desperate siap sayat-sayat nadi. Saya bukan single, dan teteup ketularan aura galau setiap dengar dua lagu diatas. Liriknya bikin pengen nangis bombay dan nyeburin diri ke kali terdekat. Nggak peduli apakah isi lagu sesuai sama keadaan diri sendiri, pokoknya galau! Iya, abege banget memang. Tapi how can I deny the power of lyrics? They just too good!

Si Adele menceritakan soal dia yang ditinggal nikah sama mantan kekasih, padahal dia masih sayang sama mantan itu. Dan Perry.. Oh my.. Dia seperti menyanyikan suara hati saya yg sering tak terdengar! #tsaaaah :p Coincidence? Nope, I don’t think they exist. Industri musik memang selalu siap mengeluarkan hits-hits yang ada galaunya. Iya kan? Dan, cerita galau memang nggak susah dibikin karena setiap orang pasti pernah galau! Ada yang berani bilang nggak pernah galau, siap-siap saya kirim ke ruangan kedap suara, saya gembokin dan langsung saya puterin lagu-lagu yg bikin nangis darah! Jangan coba-coba! *evil laugh*

Fenomena galau ini heboh banget loh di social media macam twitter. Pokoknya kalau malam menjelang, atau hujan datang atau malam minggu.. Yak, persiapkan diri, kencangkan mata (supaya gak mewek), dan mari menikmati penggalauan massal di linimasa. Saya sendiri kadang (eh, apa sering? :p) suka ikut galau. Mau single atau engga yang penting galau aja dulu! Urusan belakangan ditanya-tanya pacar kenapa-kenapanya, haha! Tapi, seriously, saya suka bingung sama abege-abege ini (iya, iya, saya juga itungannya abege! bawel komen mulu! baca aja dulu! :D). Gini, mereka kan punya kegiatan lain selain galau ya. Mereka yg sekolah atau kuliah, nggak sibuk sama tugas atau kelas? Atau kegiatan non-akademis lain semisal keorganisasian atau ekstrakurikuler atau hobi? Apapun selain menghabiskan hours, days, or even months cuma untuk merutuki nasib yg ditinggal pacar, diputusin pacar, nangisin mantan/pacar atau malah nangisin dua-duanya! Atau menyayangkan nasib karena kelamaan jomblo. Guys, come on! Be single, not jomblo! Karena single itu pilihan sementara jomblo adalah nasib! The best just not arrived yet. While waiting and trying to get them, better get busy with something else. Kalau saya nggak kepentok kegiatan yg bentrok sana sini, saya milih cari kerjaan yang memang saya senangi dan syukur-syukur menghasilkan. Menyibukkan diri daripada stuck dirumah dan jadinya lebih sering kepikiran sama nasib yg arahnya makin blur ini (eh ya kok malah curcol :p).

Anyhoo, saya ngerasa sayang aja sama kaum penggalauan. They’ve wasting hours that I’ve been craving for months! Tuker tempat yuk! Saya punya bulan-bulan penuh saru biru mendayu-dayu dan kalian punya bulan-bulan penuh kegiatan. Orang memang suka lupa bersyukur, saya juga. Orang suka lupa kalau waktu itu terbatas, saya juga. Sayang kan kalau waktu yg terbatas malah dipakai buat hal-hal yg nggak berguna kayak galau. Yes, galau is now the latest trend. Tapi apa galau ada hasilnya? Kalau nggak ada, move on! Waktu galau bisa diganti jadi waktu bersama keluarga atau waktu kreatif. Do something positive instead of burying yourself in misery called GALAU.

Seperti SM*SH bilang, say no to galau! Let’s us welcoming the happy life! And please, let your galau be gone! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s