Kembali

Kembali

Kembali lah pada pangkuan rindu yang tak kunjung berpaling, Sayang..
Kembali lah pada air mata yang semakin menderas di lautan penantian, Sayang..
Kembali lah pada rasa yang mendamba, Sayang
Kembali lah pada kasih yang tak lelah berharap, Sayang..
Kembali lah pada harapan yang selalu menyelipkan sebagian besarnya kamu, Sayang..
Kembali lah pada doa malam dan pagi yang seperti tak lelah memohon, Sayang..
Kembali lah pada aku yang pernah sekali saja menjadi alasan senyum salah tingkahmu.
Pada aku yang pernah sekali saja menjadi alasanmu tetap tinggal.
Pada aku yang pernah sekali saja menjadi sebagian kecil alasan kamu pulang.
Pada aku yang masih sepenuh hati memuja kekuranganmu.
Pada aku yang menunggu kamu.
Kembali lah, Sayang..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s