Aku, Hatiku dan Kamu.

Aku, Hatiku dan Kamu.

I’m lost in the power of the past. They won’t let me go and I’m powerless to do anything but accepting.

Seperti lelah berada dalam situasi yang memaksa aku dan kamu berada di jalur yang sama. Seperti lelah berpura-pura bahwa hatiku siap. Seperti lelah bersikap setengah-setengah. Seperti lelah menjadikanmu korban dari kebimbangan perasaanku. Seperti lelah menghiasi hatimu dengan kecewa karena aku.

Mengapa tak kamu biarkan kaki kita yang menentukan kemana arah akan menuju?
Mengapa tak kita biarkan hati yang menjadi kompas untuk masa depan yang belum terlihat?
Mengapa tak kita biarkan tangan-tangan Tuhan bekerja menuntun laju?
Mengapa harus memaksakan yang tak bisa dipaksakan?
Mengapa harus berada di posisi yang aku dan kamu sama-sama menderita?

Lihat olehmu betapa aku masih tersesat di masa lalu perasaanku. Aku dan hatiku masih mencari jalan untuk kami..

Bagaimana bisa aku tega menaruh kamu di antara ketidak pastian ini?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s