malam dan saya jatuh cinta.

malam dan saya jatuh cinta.

alasan kenapa malam selalu jadi pilihan saya untuk berkegiatan entah bekerja, mengobrol, brainstorming, dll. adalah…

karena saya benci saat saya terjaga di malam hari dan sepi terasa hingar bingar hingga membuat detak jantung saya seperti suara petasaan saat Imlek. saya benci berpikir sendirian di malam hari. karena yang ada hanya kilasan mimpi yg mengabu tertiup angin dan cerita yang tak pernah punya akhir. terlebih perihal rasa-rasa yang sudah segenap hati saya simpan dalam-dalam, diam-diam, saat malam dan saya terjaga sendirian, mendadak kesetanan tumpah ruah memenuhi pikiran. tentang kekhawatiran dan kekecewaan yang tak pernah bisa saya kisahkan karena saya tak punya kosakata yang sesuai.

saya enggan bercumbu dengan dada sesak dan mata panas tanpa air mata setiap malam saat saya terjaga… dan sendirian. belum pula selesai satu masalah di otak saya, berlarian sudah lah masalah lain seperti tak ada habisnya.

saya jatuh cinta pada malam. sangat. tapi tidak untuk berjaga dan merasa sendirian. meski sering di keramaian saya merasa kesepian, tapi sorak tawa yang mengawang-awang di ujung pendengaran saya adalah latar suara yang menenangkan. saya mencintai malam. terlalu. tapi malam tak hanya menawarkan keheningan dan kedamaian, tapi juga kenangan.

tentang yang tak pernah punya akhiran, yang masih diceritakan, yang terus teringatkan dan yang sering masih menyakitkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s